• K-Bioboost

    BioBoost adalah adalah pupuk hayati yang mengandung mikro organisme tanah yang unggul, bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah...

  • Bio-Boost Pada Cabe

    Budidaya cabe merah kriting dengan menggunakan pupuk Organik BioBoost dari K-Link...

  • Bio-Boost Pada Semangka

    Aplikasi Pemupukan Tanaman Semangka menggunakan pupuk Organik Bio-Boost ...

  • Menjaga Kelestarian Lingkungan

    Pertanian kita sudah sangat tergantung pada pupuk kimia dan pestisida, hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan tanah dan pencemaran lingkungan. Penggunaan pupuk kimia dan pestisida dalam jangka panjang dapat menyebabkan...

Showing posts with label Aplikasi BioBoost Pada Tanaman Cabe. Show all posts

Aplikasi Pemupukan Bio-Boost Pada Tanaman Cabe

 Aplikasi Pada Cabe




1.      Kebutuhan perhektar tanaman 5 s/d 6 liter BioBoost /sekali tanam.
2.      Gunakan pupuk kimia 50 % dari biasanya (sesuai kebutuhan).
3.      Encerkan 1 liter BioBoost dengan 50 s/d 100 liter air, diamkan beberapa saat baru dipergunakan.
4.      Sekali penyiraman/ penyemprotan diperlukan 1 s/d 2 liter BioBoost untuk 1 hektar tanaman.

Cara Penggunaan
  1. Siramkan/ semprotkan larutan yang telah diencerkan pada barisan tanaman/ kecambah saat umur 7 s/d 10 hari (1 s/d 2 liter BioBoost)
  2. Siramkan/ semprotkan larutan yang telah diencerkan pada barisan tanaman saat umur 20 hari (1 liter BioBoost), umur 30 hari (1 liter BioBoost), umur 40 hari (1 s/d 2 liter BioBoost).

Pengolahan Tanah
Lahan diolah sebagaimana biasanya dan sebaiknya gulma dan rumput dibuang keluar lahan

Aplikasi ke - 1
Campurkan 1 ltr BioBoost dengan 200 ltr air  (untuk lahan seluas 1 ha) atau 1 tangki isi 14 liter : 100 cc/10 x tutup botol pupuk BioBoost (1 ha = 14 tangki), diamkan sejenak (5-10 mnt) lalu semprotkan dipermukaan lahan yang sudah diolah sampai merata.
Sebaiknya penyemprotan dilakukan tepat  pada gundukan tanah sehingga efektif dan hemat pupuk.

Penanaman Bibit
Bibit mulai ditanam 3 – 5 hari setelah penyemprotan BioBoost yang pertama yaitu pada saat persiapan lahan.
Pemberian pupuk kimia 3 hari SMT  dosis 50% dari biasanya  yaitu 50% dari pemupukan kimia pertama.

Aplikasi ke - 2
15 hari SMT lakukan penyemprotan BioBoost  sebanyak  1 – 2 ltr  [dilihat dari kondisi tanaman] dicampur dengan 200 ltr air atau 1 tangki isi 14 liter : 100-200 cc/10-20 x tutup botol pupuk BioBoost [1 ha = 14 tangki]
Setelah penyemprotan BioBoost ke – 2  tidak perlu diberikan pupuk kimia

Aplikasi ke - 3
Umur 30–35 hari SMT lakukan lagi penyemprotan BioBoost  sebanyak 1 ltr dicampur dengan 200 ltr air atau 1 tangki isi 14 liter : 100 cc/10 x tutup botol pupuk BioBoost (1 ha = 14 tangki)
3 – 5  hari SMT berikan pupuk 50% dari biasanya pada saat pemupukan kimia ke – 2

Aplikasi Selanjutnya yaitu Penyemprotan ke – 4 dilakukan umur 50 hari SMT sebanyak 1 ltr BioBoost dan penyemprotan ke – 5 pada umur 65 hari SMT sebanyak 1 ltr BioBoost [pada penyemprotan ke – 4 dan ke – 5 tidak diberikan lagi pupuk kimia]

Kebutuhan Pupuk Kimia
Pupuk kimia yang dibutuhkan untuk lahan 1 ha 1x masa panen:
Cabe merah & Rawit : Urea 50 Kg ; SP-36/ TSP 250 Kg ; KCL 150 Kg ; NPK 500 kg
Cabe mrh besar Hibrida & Keriting Hibrida : Urea 120 kg ; SP–36/ TSP 280 Kg; KCL 200 kg
Waktu pemupukan harus tepat sesuai dengan kebutuhan unsur hara pada tanaman biasanya umur 3 hari SMT dan pada saat usia 35 hari.